Segala sesuatu yang diterima oleh organ-organ sensoris kita tidak hanya akan berhenti disitu. Lebih lanjut, apa yang kita lihat, dengar, rasakan dan lain-lain akan turut mewarnai peta pikiran kita secara psikologis. Dan selanjutnya akan mempengaruhi bagaimana kita bertindak terhadap sesuatu. Ingat
Anyway...
Sudah beberapa bulan ini tanaman melati yang merambat di pagar rumah berbunga. Duhhh tentu seneng banget dong, apalagi si mbak yang memang pecinta bunga. Setiap hari kulihat dipetiknya itu bunga dan ditaruh di kamar mandi. Hemm...kamar mandi pun jadi harum melati...
Nah. Anak-anak terutama Abe kebetulan punya kebiasaan ikut2 nyicip teh hangat yang disuguhkan untuk si Bapak. Nggak tahu kenapa. Dibikinin
Sampai kemarin itu, tiba-tiba ketika Abe nyeruput teh (tentu dari mug Bapak), tiba-tiba dikeluarkannya lagi si teh yang sudah di mulut (tentu juga ke mug Bapak, yang langsung menghuni bak cuci piring) :-S
“Ibuk, tehnya nggak enak...!”
“Nggak enak kenapa?”
“Bau kamar mandi....yack!!!”
Kontan aku ketawa. Memang, aku baru saja mencoba teh merk baru....kali ini dengan aroma melati...
:-D
(maap kalo postingan ini melibatkan image merk dagang tertentu)